CERITA DARI IKASMABOR UNTUK SMANDU
Kau istana terindahku
Tempatku menata masa depan
Tempatku menjadi hebat
Ah..aku ingin kembali ke sana
Kembali ke istana
Istana yang tak ada duanya
Demikian sepenggal puisi dari salah satu alumnus
SMANDU yang akrab dipanggil Elmin Apriliani (penyair puisi “Kota Mati”). Setidaknya sepenggal puisi
itu mengungkapkan betapa rindunya mereka
akan 'ibu'nya.
Akhirnya rindu yang selalu bersarang dalam hatipun
disembuhkan dengam sebuah acara perayaan hari jadi SMANDU yang ke-9. Acara ini
diadakan oleh IKASMABOR–KUPANG (Ikatan Keluarga Alumni Smandu Borong-Kupang )
yang dikoordinasi oleh Candra Aliman. Acara ini adalah
yang kedua kalinya (pertama yang dikoordinasi oleh Andri Ivat ). Acara ini
dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan syukur mereka kepada lembaga pendidikan SMAN 2 Borong dan
juga para guru yang senantiasa menjadi lilin penerang jalan mereka menuju satu
langkah lebih maju.
Acara ini diharapkan mampu menjadi
penyatu dan menjadi ruang temu
bagi semua alumni di Kupang. Harapan ini juga semakin dipertegas oleh koordinator IKASMABOR dalam
sambutannya. Di hadapan 250 alumnus SMAN 2 Borong. “Berbagi kasih antarsesama anggota IKASMABOR dalam semangat
persaudaraan, mengasihi menjadi modal utama dalam membentuk kekeluargaan”
“Akhirnya secara
pribadi dan atas nama IKASMABOR mengucapkan selamat ulang tahun SMAN 2 Borong,
teruslah berkarya dan berprestasi dalam segala hal, keep calm and carry on”
(Oleh : Abel Harapan @ Berto Jangga )
Mahasiswa
Universitas Nusa Cendana Kupang
Komentar
Posting Komentar