CERITA DARI IKASMABOR UNTUK SMANDU



Sabtu, 28 September 2019, di saat remaja  yang lain menghiasi malming dengan sang kekasih, sekumpulan alumnus dari sebuah almamater menghiasinya dengan cara yang berbeda. Mereka lebih memilih memuaskan hawa rindu akan sebuah istana dengan menghantarnya  dalam doa syukur di hari istimewahnya. Segala kenangan memang meninggalkan rindu, kenangan dan rindu itu  terus terbayang dan membekas dalam sanubari mereka yang terlahir dari rahim yang sama.
Kau istana terindahku
Tempatku menata masa depan
Tempatku menjadi hebat
Ah..aku ingin kembali ke sana
Kembali ke istana
Istana yang tak ada duanya
Demikian  sepenggal puisi dari salah satu alumnus SMANDU yang akrab dipanggil Elmin Apriliani (penyair puisi “Kota Mati”). Setidaknya sepenggal puisi itu  mengungkapkan betapa rindunya mereka akan 'ibu'nya.
Akhirnya  rindu yang selalu bersarang dalam hatipun disembuhkan dengam sebuah acara perayaan hari jadi SMANDU yang ke-9. Acara ini diadakan oleh IKASMABOR–KUPANG (Ikatan Keluarga Alumni Smandu Borong-Kupang ) yang dikoordinasi oleh Candra Aliman. Acara ini   adalah yang kedua kalinya (pertama yang dikoordinasi oleh Andri Ivat ). Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan syukur mereka  kepada lembaga pendidikan SMAN 2 Borong dan juga para guru yang senantiasa menjadi lilin penerang jalan mereka menuju satu langkah lebih maju.
Acara ini diharapkan mampu  menjadi  penyatu dan menjadi ruang  temu bagi semua  alumni di Kupang. Harapan ini  juga semakin  dipertegas oleh koordinator IKASMABOR dalam sambutannya. Di hadapan 250 alumnus SMAN 2 Borong. “Berbagi kasih antarsesama anggota IKASMABOR dalam semangat persaudaraan, mengasihi menjadi modal utama dalam membentuk kekeluargaan”

“Akhirnya secara pribadi dan atas nama IKASMABOR mengucapkan selamat ulang tahun SMAN 2 Borong, teruslah berkarya dan berprestasi dalam segala hal, keep calm and carry on”

(Oleh  : Abel Harapan  @ Berto Jangga )
Mahasiswa Universitas Nusa Cendana Kupang


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Spekulasi Mimpi

Virtualisasi Kegiatan Organisasi Kemahasiswaan dalam Masa Pandemi